JAKARTA, SENIN — Pihak Polda Metro Jaya masih tutup mulut soal penangkapan perempuan berinisial ATK yang diduga sebagai pelaku pembunuhan mutilasi mayat lelaki yang ditemukan di bus Mayasari P 64 jurusan Kalideres-Pulogadung di kawasan Cakung, beberapa waktu lalu.
Informasi mengenai rilis yang rencananya akan diselenggarakan pukul 11.00 tadi, Senin (27/10), tidak kunjung terealisasi juga. "Saya belum mau komentar. Saya belum tahu," ujar Kepala Pelaksana Harian Divisi Humas AKPB Mahbub di Jakarta, Senin, sambil setengah berlari enggan ditanyai.
Mahbub mengatakan, para wartawan untuk bersabar terhadap kinerja polisi menangani kasus ini. "Nanti, nanti saja ya," tandasnya ketika sekali lagi didesak untuk memberi keterangan.
Sementara itu, Kasat Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya Fadhil Imran juga tidak bisa dihubungi. Dua nomor ponselnya tak aktif. Mantan Kanit Polsek Cakung yang dulu menangani kasus mutilasi pria bertato kepala harimau ini dan sekarang bertugas di Polda Metro Yayat Popon Ruhyat juga menolak memberikan keterangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang